Subscribe:


PKBM merupakan tempat belajar yang dibentuk dari, oleh dan untuk masyarakat, dalam rangka usaha meningkatkan pengetahuan, ketrampilan, sikap dan hobi warga masyarakat yang bertitik tolak pada kebermaknaan dan memanfaatkan potensi sumber daya manusia dan sumber daya alam yang ada di lingkungan. Ini berarti bahwa PKBM adalah suatu institusi yang berbasis masyarakat (Community Based Institution). Namun demikian pembiayaan program kegiatan dan operasional PKBM masih bergantung kepada subsidi yang diberikan oleh pemerintah. Tidaklah bijak apabila kekurangan ini dibebankan kepada masyarakat melalui warga belajar, tentu sangat memberatkan. Sebagian besar dari warga belajar merupakan dari keluarga kurang mampu.
Terkendala pada masalah pembiayaan, PKBM berusaha untuk menutup kekurangan anggaran. Dengan konsep kemandirian ekonomi berbasis wirausaha PKBM Sarana Maju melalui KBU. Disini KBU melirik budidaya sikumis, yaitu budidaya ikan lele yang memiliki ciri bersungut. Budidaya sikumis dipilih karena dalam perolehan bibit, pemeliharaan dan pemasaran yang mudah dilakukan. Dengan perlakuan sedikit berbeda maka sikumis lebih cepat besar, montok dan menggemaskan dari waktu biasanya sehingga harga jual lebih tinggi. Dari hasil pengelolaan budidaya sikumis ternyata sangat menggembirakan, sehingga dapat dijadikan sumber pendanaan alternatif PKBM dalam membiayai program kegiatan dan operasionalnya. Konsep kemandirian ekonomi ini tetap bermitra usaha saling menguntungkan dengan pihak ketiga, yaitu dengan pihak penyedia bibit sikumis dan warung-warung kuliner sebagai wilayah pemasarannya.
Bukan berarti tanpa hambatan dalam mengelola KBU agar dapat menghasilkan keuntungan bagi PKBM, hal inilah yang harus ditangani dengan bijak agar ke depan usaha budidaya sikumis dapat berjalan dengan baik, lancar, dan berkelanjutan. Adapun kendala-kendala yang dihadapi dalam pengelolaan KBU budidaya sikumis diantaranya adalah: (1) motivasi dari sebagian pengelola dan warga belajar yang masih rendah, (2) lahan budidaya sikumis perlu perluasan, (3) lahan budidaya smentara ini masih sewa, (4) kurang informasi dan komunikasi antara pengelola dengan sesama pembudidaya sikumis mengenai harga dll, dan (5) pengolahan limbah yang belum maksimal sehingga bau yang kurang sedap masih tersebar.
berikut kegiatan budidaya Sikumis di PKBM Sarana Maju Kota Tegal :
1. Tampak depan

2. Awal pembesaran Sikumis

3. Pemberian pakan pelet

4. Pemberian pakan limbah ternak ayam



5. Masa panen tiba

 6. Kemitraan usaha


0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright 2009 PKBM SARANA MAJU